Rabu, 29 Desember 2010

Album manga




Timnas Indonesia, we love you full. Biarlah kalah saat ini, kita akan menang saat nanti. Meski kalah, kita harus tetap bangga oleh negara kita karena dinegara inilah kita mengukir prestasi. Menang kalah dalam pertandingan itu biasa, tapi rela menerima kekalahan itu luar biasa. Lebih baik kalah daripada curang. Buang jauh-jauh kata curang.

Timnas Indonesia




Berikut ini foto-foto Timnas, ditambah foto pak Alfred riedl sebagai pelatih dan foto Bpk SBY sebagai suporter Timnas. Timnas Indonesia, we love you full.
Biarlah kalah saat ini, kita akan menang saat nanti. Meskipun kalah, tapi kita harus tetap bangga oleh negara kita karena dinegara inilah kita mengukir prestasi. Menang kalah dalam pertandingan itu biasa, tapi rela menerima kekalahan itu luar biasa. Lebih baik kalah daripada curang. Buang jauh-jauh kata curang.

Selasa, 28 Desember 2010

Buku Cina klasik Sze Sen (Bibble of Poem atau Kitab Puisi) tercatat sebagai dokumen pertama yang menyebut soal ganggang. Salah satu jenis bunga bangkai, decus-silvae, pernah ditemukan di Sumatera dengan tingi 4,4 meter. Nama kaktus berasal dari kata Yunani, Kaktos, yang berarti tumbuhan berduri. Tanggal 5 Juni 1990, melati putih (J. sambac) resmi menjadi bunga nasional Indonesia dengan sebutan "Puspa Bangsa". Pohon sequoia yang paling tua tercatat mencapai usia 2.200 thn.

Bunga Bangkai (Amorphophallus titanum)

Aini baru saja pulang sekolah, ia sendiri dirumah karena ibunya pergi kerumah bibi. Setelah makan siang, Aini nonton TV sepuasnya. Siang-siang begini, biasanya ibu selalu menyuruh Aini untuk mengerjakan PR dan setelah itu ibu menyuruh Aini tidur siang, kini Aini bebas.

Aini merasa bosan karena tidak ada acara anak-anak di TV. Dari tadi ia hanya menonton berita tentang bola dan kebakaran. Aini mengganti channel TV berkali-kali. "Bunga ini berbentuk seperti paku raksasa, tingginya rata-rata dua meter" kata penyiar di TV. Hm... Aini tertarik menyaksikan acara ini. "Di dunia tumbuhan, bunga bangkai ini merupakan bunga terbesar diantara bunga lainnya" jelas penyiar itu lagi, "bunga bangkai terdiri atas 170 jenis, namun bunga ini termasuk kategori bunga yang langka. Tempat tumbuhnya sangat terbatas, yakni didataran rendah dan tempat-tempat lembap yang tidak banyak terkena sinar matahari. Bunga bangkai hanya berbunga setiap tiga tahun sekali dan ketika terkembang sempurna, bunga ini akan mengeluarkan aroma yang sangat busuk, karena itulah bunga ini dinamai bunga bangkai".

Aini menyaksikan acara itu sampai selesai, ia mendapat pengetahuan setelah menyimak penjelasan penyiar tadi. Acara itu digantikan dengan film kartun anak-anak. Aini ingin sekali menonton film itu, ia tak beranjak dari sofa. Tak lama kemudian ibu pulang.

"Assalamualaikum".
"Waalaikum'salam, Ibu sudah pulang?".
"Ya Aini, Ibu bawa kue kacang kesukaanmu nih, pemberian bibi" kata ibu seraya mengeluarkan toples berisi kue kacang dari dalam tasnya.
"Buatan bibi ya, bu? Wah, pasti enak, aku mau langsung makan, ah" seru Aini girang.
"Kamu sedang apa, Ni? Sedang nonton TV, ya?" selidik ibu.
"Iya Bu" jawab Aini singkat, ia takut ibunya marah.
"Nonton apa? Kamu sudah mengerjakan PR belum?" tanya ibu lagi.
"Aini belum mengerjakan PR, Bu" jawab Aini malu-malu.
"Kamu belum mengerjakan PR tapi kok sudah menonton TV?".
"Tadi ada acara tentang bunga bangkai bu, Aini jadi tahu kalau bunga bangkai memiliki bunga jantan dan bunga betina sekaligus, tapi bunga bangkai tidak bisa menyerbuki dirinya sendiri melainkan dengan bantuan kumbang dan lalat" jelas Aini.
"Itu bagus Aini, kamu mendapat ilmu setelah menonton acara itu. Makanya, jangan nonton film kartun terus, kamu juga harus sering-sering nonton acara yang berpendidikan seperti acara yang tadi kamu tonton. Nah, sekarang filmnya sudah habis, kamu cepat kerjakan PR mu, ya" nasihat ibu.
"Ya, Bu" jawab Aini, ia lega tidak dimarahi ibu, ia pun segera mengerjakan PR dikamarnya.


Karya: Alifana siti ken des silvana

Senin, 27 Desember 2010

Keterlambatan Pak Kera

Malam ini bulan bersinar terang menerangi kegelepan. Dihutan belantara yang masih asri dan sejuk, semua warga hutan berkumpul untuk merayakan upacara menyambut musim hujan yang sudah menjadi tradisi dihutan itu, sekaligus mempererat tali persaudaraan.Upacara itu dipimpin oleh seekor kera tua yang biasa dipanggil 'Pak Kera'. Hari sudah semakin larut, yang ditunggu belum juga datang. Semua yang hadir tampak gelisah, mereka takut hujan tidak turun lagi dihutan karena upacara tidak dilaksanakan. Kalau hal itu terjadi, tak ada lagi sumber mata air dan mereka akan mati kehausan.

"Hei... Sampai kapan kita harus menunggu? aku sudah tak sabar lagi" kata serigala dengan geram. "Ya, kita harus mencari Pak Kera sebelum tengah malam, tentunya kita tak mau kan, hutan ini dilanda kekeringan" lanjut gajah. "Ya... ya... ya... kita tidak mau sengsara karena ulah si kera tua itu" teriak warga hutan dengan lantang."Tenanglah saudara-saudara, Pak Kera tak mungkin ingkar janji, ia pasti sedang ada keperluan penting" kata singa menenangkan rakyatnya. "Maaf raja, tapi kami sudah terlalu lama menunggu, kami geram" kata gajah dengan sopan. "Bersabarlah kalian menunggu, jangan ada yang pergi mencari Pak Kera karena masalahnya akan tambah runyam kalau kalian berpisah" Kata si raja hutan dengan bijak.

"Kami tidak punya banyak waktu lagi, Yang Mulia, entah apa yang terjadi kalau hujan tidak turun di hutan ini, sungai dan sumur akan kering, kita akan mati" lanjut gajah lagi. Sebelum sang raja bicara, srigala sudah bicara lebih dulu, "mengapa tidak kita gantikan saja kera tua itu dengan raja yang bijak". Semua warga hutan terdiam, srigala berjalan mendekati singa dan berkata, "Yang Mulia, hamba usulkan bagaimana kalau Yang Mulia menggantikan kera tua itu". "Kalau memang demikian, kami setuju..." kata warga hutan serempak.Singa mengaum sangat keras dihadapan srigala, membuat semua yang hadir menjadi takut. "Aku tidak setuju" seru singa dengan lantang, "kita tidak boleh secepat itu menggantikan Pak Kera, lagipula kita belum tahu apa yang terjadi dengannya, aku yakin dia pasti datang". Suasana hutan menjadi hening. Mereka kembali menunggu Pak Kera yang tak kunjung datang.

Setelah lama warga hutan menunggu, Pak Kera muncul dari balik rerimbunan sambil menggendong seekor anak beruang madu yang pingsan. "Maaf semuanya, kalian pasti sudah lama menungguku" kata Pak Kera. Warga hutan terkesiap sekaligus gembira melihat kehadiran Pak Kera. Tetapi tidak demikian dengan srigala, ia malah panik dan gelisah melihat anak beruang madu yang ada dalam pelukan Pak Kera."Yang Mulia, hamba mohon maaf atas keterlambatan hamba" kata pak Kera, "dalam perjalanan kesini, hamba melihat dua orang pemburu menembak anak ini, hamba mengejar pemburu itu dan segera menolong dia, hamba mencari obat-obatan untuknya". Singa sangat terkejut, begitupun semua warga hutan. Namun, yang paling terkejut adalah srigala karena anak yang ditolong oleh Pak Kera adalah Mimi, anak sahabatnya sendiri.

"Srigala, bukankan anak ini bernama Mimi?" tanya Pak Kera. Dengan malu srigala menjawab, "ya Pak kera". "Srigala, bukankah kau ditugaskan oleh kedua orang tua Mimi untuk menjaga Mimi?" tanya Pak Kera lagi. "Ya" srigala menjawab dengan singkat, ia malu sekali. Semua warga hutan tercengang, mereka tahu bapaknya Mimi sedang sakit, maka ibunya Mimi tidak bisa mengantarkan Mimi. "Hai srigala, bukankah bapak Mimi terluka saat menyelamatkanmu dari pemburu? Lantas kenapa kau tidak menjaga Mimi dengan baik? Mengapa Kamu tinggalkan dia sampai dia tertembak oleh pemburu?" tanya gajah dengan geram. Srigala sangat malu, ia tidak berkata apa-apa.


"Sudahlah, sekarang kita laksanakan saja upacara ini mumpung masih ada waktu, kita pergunakan waktu yang ada" seru singa. Akhirnya upacara dilaksanakan dengan singkat. Semua warga rimba terlihat gembira. Seusai upacara, Pak Kera menasihati srigala agar tidak bersikap ceroboh lagi. Awalnya, srigala berangkat bersama Mimi, namun mereka terpisah karena begitu banyak rombongan binatang yang juga ingin hadir diupacara ini. "Srigala, waktu sangatlah penting, untung saya tadi tidak terlambat menyelamatkan Mimi, dan sahabat juga sangat berharga karena tanpa sahabat hidupmu terasa hampa, maka jangan kecewakan sahabatmu" nasihat Pak Kera. "Kedua orang tua Mimi pasti marah dan kecewa sekali padaku" sesal srigala. "Tidak, sahabat sejati pasti akan saling memaafkan" kata Pak Kera lagi. "Dan kamu juga harus belajar menghormati orang yang lebih tua darimu" sambung singa. Hati srigala menjadi tenang mendengar nasihat Pak Kera, "maafkan hamba, Yang Mulia, dan terima kasih atas nasihatnya Pak Kera, hamba pamit pulang mengantarkan Mimi kerumahnya sekalian minta maaf pada kedua orang tuanya" tutur srigala.


Karya: Alifana siti ken des silvana

Sabtu, 25 Desember 2010

Harry Potter




Kartun Karakter




Semua gambar ini diambil dari google

KKPK: Reporter Cilik

Rating:★★★★★
Category:Books
Genre: Childrens Books
Author:Wanda Amyra Myshara
Sabrina bercita-cita menjadi seorang reporter. Sabrina sangat bangga saat ia terpilih menjadi reporter sekolah. Ternyata menjadi reporter tidak mudah. Penasaran? Baca saja bukunya.

Jumat, 24 Desember 2010

Pendapat tentang PRIA

Apa pendapat kamu tentang sms itu ?

Aku setuju banget
 
 0

Aku gak setuju
 
 0

Menurutku isi sms itu benar
 
 1

Kebanyakan pria memang seperti itu
 
 4

Banyak juga kok pria yang gak seperti itu
 
 1

Tgl 17 Desember, pkl 15:27, aku mendapat sms dari temanku yg isinya seperti ini (aku singkat aja, ya, karena klo gak disingkat isinya bakalan panjang) :

Waspadai yg namanya "PRIA"

P : ...
pembohong no.1...

R : ...
rayuannya gombal...

I : ...
ingin menang sendiri

A : ...
apabila PDKT ma cewe ngakunya jomblo...


Nah, itu isi sms nya, menurutku, sih ada benarnya juga, tapi bagaimana menurut kamu?
Kamu bisa isi polling disamping atau berkomentar dikotak komentar

Ribuan tahun yang lalu, gurun sahara adalah daerah subur yang hijau dengan penduduknya yang cukup padat, sungai-sungai berlimpah airnya. Sejak kira-kira 5.500 tahun yang lalu, hujan berhenti turun. Tanahnya mulai mengering ditiup angin, meninggalkan pasir dan batu-batu. Sampai sekarang, gurun pasir itu masih mengering. Sumur harus digali lebih dalam lagi untuk bisa mendapatkan air dibawah tanah.

Bagaimana menurut kalian?

Menurut kalian, Blog ku gimana?

Jelek banget, aku gak suka
 
 0

Ngebosenin
 
 0

Biasa aja
 
 1

Lumayan bagus
 
 0

Bagus, kok
 
 0

Keren, aku suka banget
 
 1

Aku baru saja punya blog, aku masih pemula. Nah, aku mau tahu apa pendapat kalian tentang blog baruku ini (sebenernya aku ngikutin mba Aini untuk bikin jajak pendapat seperti ini).

Aku suka banget cerita tentang Harry Potter pokoknya semua yang berkaitan dengan Harry Potter, aku pasti suka. Dan, kalau kamu juga suka sama Harry Potter, kirimi aku pesan. Kita bisa berbagi cerita tentang Harry Potter. Oke....

Kamis, 23 Desember 2010

Obrolan Asyik Tentang Facebook

Hari ini Lila berniat datang kerumah Karin, maka seusai makan siang dan shalat zhuhur, Lila mengeluarkan sepeda mini kepunyaannya. Lila menuntun sepedanya sampai kehalaman rumah dan ia naiki sepeda pemberian  ayahnya itu menuju rumah Karin.

"Assalamualaikum"
"Waalaikum'salam, Ayo masuk, La"
"Kamu sedang apa, Rin? Ganggu gak?"
"Enggak, kok, La, aku sedang membaja majalah, ayo baca bareng-bareng, ada artikel menarik yang judulnya 'Sipencipta Facebook', nich"
"Sepedaku diparkirkan disini,ya, Rin"
"Ya, kamu tentu tahukan siapa sipencipta Facebook?" tanya Karin.
"Tahu, donk, namanya Mark Elliot Zuckerberg" jawab Lila yang kini sudah duduk disamping Karin.

"Iya, Fa, benar... Artikel ini menerangkan kalau fb diluncurkan pada tgl 4 Februari 2004, waktu itu Mark baru berusia 25 thn" jelas Karin. Wah hebat banget ya... Diusianya yang masih muda ia telah membuat dunia dilanda demam facebook," seru Lila. "Mark merupakan anak ke-2 dari 4 bersaudara, ayahnya bernama Edward Zuckerberg, seorang dokter gigi dan ibunya bernama Karen Zuckerberg, seorang psikiater" lanjut Karin lagi. "Ibunya bukan bernama Karen, tapi Karin" canda Lila. "Bilang saja kalau kamu iri padaku, disini tertulis K A R E N bukan karin, jangan-jangan matamu kurang jelas melihat tulisan ini," balas Karin. "Oo... Salah, mataku cukup jelas melihat, kalau hidungku tidak bisa melihat bisanya bernapas," balasku lagi.

Karin tertawa mendengar candaan Lila. Mereka bercanda dan tertawa ria, lama sekali mereka saling melucu, macam-macam yang mereka tertawakan. "Udah yuk, La, kita internetan aja, perutku sakit, nich, tertawa terus," ujar Karin. Lila hanya meng-"iya" kan saja. Mereka pun menghabiskan waktu untuk berinternetan dikamar Karin sampai terdengar suara azan ashar berkumandang. Lila berpamitan pulang pada Karin dan Mamanya. "Karin, aku pulang dulu, ya, assalamualaikum". "Waalaikum'salam, besok kesini lagi,ya". "Insyaallah".


Mau bagaimana juga, bermain internet harus inget waktu dan tetap mendirikan shalat full sehari sehalam. Lagipula, berlama-lama menatap layar komputer tidak sehat untuk mata kita.

Karya: Alifana siti ken des silvana

Majalah Kuark

Rating:★★★★★
Category:Other
Majalah Kuark berisi pengetahuan tentang sains/IPA. Kalau baca Majalah Kuark tidak serasa membaca majalah tapi serasa membaca komik berpengetahuan karena informasinya dijelaskan dalam bentuk komik. Majalah Kuark terdiri atas 3 level: Level 1 (kls 1-2 SD) Level 2 (kls 3-4 SD) Level (kls 5-6 SD).

Kecil-Kecil Punya Karya

Rating:★★★★★
Category:Books
Genre: Childrens Books
Author:Anak-anak Indonesia
Kalau ketoko buku, aku langsung memburu buku-buku KKPK. Menurutku, ceritanya asyik-asyik, seru, menyenangkan dan gak ngebosenin. Disetiap cerita mengandung amanat dan nasihat, bahasanya juga santun dan pas untuk anak-anak. Tulisan dann hurufnya jelas, tidak dempet-dempet sehingga kita mudah membacanya. KKPK ada yg berupa kumpulan cerpen, ada yg berupa novel, judulnya juga macam-macam.

Spiderman 3

Rating:★★★★★
Category:Movies
Genre: Action & Adventure
Siapa yang belum nonton film ini?
Aku waktu itu nonton di VCD, tapi pas tayang di tv aku nonton lagi.
Menurutku film ini seru, soalnya Spidermannya ada 2.
Diakhir film, Harry nya mati karena ketusuk alat terbangnya.
Oya, sebelumnya Peter sama Harry berantem sehingga mukanya Harry jadi cacat. Yang bikin seru saat Spiderman melawan Makhluk pasir.

Selasa, 21 Desember 2010

Teman Baru Cobi

Disebuah hutan, tinggallah seekor anak ular cobra bernama Cobi. Cobi sangat kesepian dihutan itu karena tak ada satu hewan pun yang mau berteman dengannya. Para ibu melarang anak-anaknya berteman dengan Cobi karena Cobi memiliki racun yang membahayakan, oleh karena itu mereka takut anak-anaknya terkena racun dari tubuh Cobi.

Suatu hari saat Cobi sedang berjalan-jalan dihutan, ia bertemu dengan anak-anak monyet yang sedang bermain. "Halo... bolehkah aku bergabung?"sapa Cobi pada salah satu monyet yang ia dekati. "Tidak boleh, kau dapat membahayakan kami, pergi sana" bentak monyet itu. "aku tidak akan menyakiti kalian, aku hanya ingin bermain, lagipula aku ular yang baik, kok" kata Cobi memelas. "Tidak, kau pasti bohong, dimana-mana ular cobra pasti jahat, kalian adalah hewan pembunuh, kami tidak sudi berteman dengan kamu" bentak monyet itu lagi. Mereka pun pergi meninggalkan cobi. Cobi pergi dari tempat itu tanpa berkata apa-apa.

Tak jauh dari tempat itu, Cobi bertemu dengan seekor anak kura-kura, "hai siapa namamu? Bolehkah aku berteman denganmu?" sapa Cobi. Kura-kura itu terus berjalan tanpa menanggapi Cobi. "Namaku Cobi, aku ular yang baik hati, aku janji tidak akan menyakitimu" kata Cobi lagi. Namun, si kura-kura tidak mau mendengarkan Cobi, ia terus berjalan tanpa berhenti. Dengan perasaan kecewa, Cobi pun pergi lagi.

Keesokan harinya, saat Cobi sedang melakukan kebiasaannya berjalan-jalan dihutan, Cobi melihat dua ekor anak singa sedang menggangu anak-anak monyet yang sedang bermain. Tanpa pikir panjang, Cobi langsung menyerang kedua singa itu dengan racunnya hingga keduanya pingsan tanpa sempat menyerang Cobi. "Terima kasih, ya kamu sudah menyelamatkan kami, maafkan kami karena kami sudah mengusirmu kemarin," kata salah satu monyet. "Sama-sama, kita kan harus saling menolong terutama orang yang sedang
kesusahan," balas Cobi ramah. "Kamu memang ular yang baik hati, sekali lagi maafkan kami karena telah salah menilaimu".

Akhirnya, mereka bersahabat. Bukan hanya dengan para monyet, hewan-hewan lain juga mau menjadi sahabat Cobi. Teman Cobi pun semakin banyak. Para ibu tidak melarang anak-anaknya berteman dengan Cobi. Mereka bersahabat dengan indah dan mereka berjanji akan menjalin persahabatan selamanya.

Karya Alifana siti ken des silvana